Seperti biasa, tiap malem browsing-browsing blog blog orang. eh baru tau ternyata gusdur punya web sendiri (www.gusdur.net). agak mikir-mikir juga mo buka neh wab. lalu saya membranikan diri masuk ke dalam web tersebut. tampilan halaman mukanya simple skali (seperti sifat gusdur), dibumbui warna hijau yang sangat identik dengah islam atau juga PKB. begitu juga dengan halaman isinya. simpel skali, seperti layaknya web murahan. hanya ada index, topik-topik pembahasan dan kolom editorial dan buah pikiran gusdur.
Top gears edisi 72.
March 26, 2008
Kemanaren baru beli majalah otomotif ‘Top Gear’ edisi 72. Jadi kangen udah lama ga beli majalah gituan. sejak harganya terus naik ditambah keuangan saya yang ga mengikuti. jadi selama ini baca lewat situs aja. (gratis pastinya)! tetapi di edisi 72 ngebahas tentang supercar-supercar yang ada. wih,, ini bikin ngiler setengah mati. kebetulan dikantong ada duit juga. ga perlu pikir lama-lama. saya rogoh deh duit dikantong.
setelah sampai dirumah saya mulai membuka bungkus plastiknya dengan hati-hati. untuk sekedar pemberitahuan saja, saya sangat menghargai sebuah buku (apalagi masih baru). dengan pelan-pelan saya membalikan halaman pertama dan seterusnya. wow saya kaget sekali, theme penyajiannya sekarang berbeda. serius.. tidak formal tapi justru agak nyeleneh. tapi itu yang membuat saya terkagum-kagum. selain jadi enak dibaca, tampilan barunya memberikan variasi baru. ini mengingatkan saya seperti majalah T3. kurang lebih hampir serupa (sama-sama dari britain kali ya) majalah bulanan ini disajikan seperti majalah edisi koleksi. ga tau kenapa saya berfikir seperti itu. tapi itulah yang saya rasakan. waktu membacanya seperti membaca semi komik. apalagi edisi untuk aprilnya, makin terlihat seperti komik. kalo ada uang lagi, saya pasti beli edisi selanjutnya, ehehe..
ya saya rasa ini perubahan yang baik. menjadi lebih segar. semoga penyajian selanjutnya terus kreatif dan tidak mentok disitu situ aja. terima kasih.
Winter Soldier Sound Off
March 25, 2008
Jason Moon suffers from persistent insomnia as he wrestles with memories of his time in Iraq. “While on our initial convoy into Iraq in early June 2003, we were given a direct order that if any children or civilians got in front of the vehicles in our convoy, we were not to stop, we were not to slow down, we were to keep driving,” says the former National Guard and Army Reserve member. “In the event an insurgent attacked us from behind human shields, we were supposed to count. If there were thirty or less civilians we were allowed to fire into the area. If there were over thirty, we were supposed to take fire and send it up the chain of command. These were the rules of engagement. I don’t know about you, but if you are getting shot at from a crowd of people, how fast are you going to count, and how accurately?”
Moon is taking part in Winter Soldier. This is public testimony organized by the Iraq Veterans Against the War about the human consequences of failed U.S. policy in the occupations of Iraq and Afghanistan. The group takes its name from the Winter Soldier testimony by Vietnam Vets, including John Kerry, in 1971, which played a part in turning public opinion against that war.
“We’ve heard from the politicians, from the generals, from the media—now it’s our turn,” said Kelly Dougherty, executive director of Iraq Veterans Against the War. Dougherty, who served in Iraq in 2003 as a military police officer, said, “It’s not going to be easy to hear what we have to say. It’s not going to be easy for us to tell it. But we believe that the only way this war is going to end is if the American people truly understand what we have done in their name.”
When I was reporting from Iraq for eight months on and off between November 2003 and February 2005, Iraqis told me of atrocities U.S. soldiers were committing. The accounts now from soldiers themselves confirm an awful picture.
Jet darat kembali bergulir!
March 23, 2008Seri perdana formula1 telah bergulir. Persiapan berbulan-bulan untuk menyambut musim 2008 telah membuahkan hasil. Beberapa tim papan menengah mulai menunjukan taringnya. Williams Toyota, BMW Sauber dan Toyota menjadi kudah hitam baru yang patut mendapat perhitungan. di seri perdana di Melbourne banyak mengejutkan beberapa pihak, selain Lewis Hamilton tentunya. ada opini mengatakan, ini saatnya pembalap muda mulai mengambil alih. ini bukan isapan jempol semata. terlihat dari urutan finish 1 hingga 5 besar, hanya satu pembalap yang lahir pada tahun angkatan 1970an. Selebihnya mereka yang lahir ditahun 1980an. bahkan yang ditahun 1985 tercatat dua pembalap yaitu Lewis Hamilton dan Nico Roseberg.
Formula1 semakin panas dengan beberapa perubahan aturan main balapan. satu diantaranya menghilangkan sistem kontrol traksi ban. hal ini membuat pembalap yang sudah terbiasa dengan sistem ini perlu adapatasi lebih. mereka dipaksa perlu hati-hati dalam menginjak pedal gas dan rem. salah sedikit saja mobil bisa melintir keluar jalur. hal in terlihat pada felipe massa pada lap lap awal keluar circuit akibat kelebihan atau terlalu awal menginjak gas. Dengan hilangnya sistem ini bisa membawa petaka ada keuntungan sekaligus. Bagi Lewis Hamilton yang sebelum terjun menjadi pembalap formula1 dua tahun yang lalu sudah terbiasa dengan kendaraan tanpa kontrol traksi. ini membawa keuntungan tersendiri baginya.
Berselang 1 minggu seri ke 2 di Sepang, Malaysia sudah didepan mata. pada kualifikasi akhir lagi-lagi duet ferrari di grid terdepan. ini membawa hawa panas serunya balapan yang akan terjadi. sang juara bertahan tak mau dengan mudah menyerah setelah pada race pertama ke dua pembalapnya keluar akibat masalah mesin. ini patut disimak, apakah dominasi ferrari mulai mengancam atau kembali dipercundangi oleh tim-tim dibawahnya. kita lihan saja. tengkyu.
Coba menerka-nerka siapa Gus Dur itu
March 9, 2008
Kemaren abis nonton kick andy, pas banget bintang tamunya Gus Dur. Siapa sih yang ga kenal si kontroversial yang satu ini. walaupun memiliki kecacatan fisik, tetapi dia merupakan tokoh yang cukup disegani oleh beberapa kalangan. Liat saja pengaruhnya, bahkan dia sempat menjadi presiden di negara kita ini, walupun belum genap 5 tahun sudah dipaksa turun.Tetapi yang patut disimak disini adalah watak Gus dur yang simple dan santai. Kata-kata mengalir begitu saja keluar dari mulutnya. entah itu telah dipikirkan terlebih dahulu atau belum. Yang pasti kata-kata yang keluar dari mulutnya ringan mengalir begitu saja. Dia memiliki kharisma yang diturunkan oleh oleh orangtuanya. Bahkan bagi sebagian orang Gus Dur dianggap lebih dari seorang ustad. Semua tutur katanya diimani begitu saja. bahkan jika kita tak mengerti apa yang diucapkannya sekarang, dimasa mendatang kelak kita baru sadar makna dari ucapannya (kok kesannya bisa meramal masa depan yah).
Posted by dimas aje
Posted by dimas aje
Posted by dimas aje 